Jumat, 30 Oktober 2009

432.000 minutes too late



Langit yang panas dan berawan seolah mengolok-olok Oktober hari ini. Ini akhir oktober, dan entah mengapa gelar bulan hujan ini malah diakhiri dengan cuaca yang panas serta awan yang putih dan tebal.
Saya sedang sangat sibuk hari ini, sebelum telepon genggam saya berbunyi tanda pesan masuk. Dan itu dari kamu by the way.

Dan selalu itu, pesan dengan bunyi yang sama. Mengharapkan saya menunggu kamu pulang, memaafkanmu, dan memulai semuanya lagi dari awal.
Entah sudah pesan keberapa, dan saya bahkan bisa melafalkan isi smsmu dengan mata tertutup bahkan menebak dimana kira-kira kamu menempatkan titik dan komanya.
Sudah keberapa kali saya bilang saya sudah memaafkanmu?
Tapi tidakkah kamu mengerti memaafkanmu bukan berarti saya ingin memulainya dari awal lagi, dengan kamu.
Saya hanya ingin diam, dan membiarkan semuanya berlalu.

Hari ini, sudah hampir 300 hari ketika saya memutuskan untuk melupakan kamu. Dan kisah kita yang tidak seperti cerita dongeng-dongeng tua.
Hari ini, sudah hampir 432.000 menit ketika saya memutuskan meninggalkanmu.
Dan epilog dari kisah yang sering kamu ceritakan padaku dulu, sudah selesai terbaca.

.....



Rabu, 28 Oktober 2009

Wicked World

You say you like candy
Well, stick with me, I got some sugar up my sleeve
You like money,
place your bets on me, these odds are going crazy

And don't be afraid of the Big Bad Wolf,
he's just a sheep underneath those teeth
And don't be afraid of the Wicked Witch
She ain't so bad, she ain't no bitch

Woo ooo it's a wicked, wicked world
Yea-a-a-ah, Woo ooo ooo ooo, it's a wicked world

La-la-la-ladies, if you feel me holler
Fellas, show us all a dollar

Little Riding Hood is such a flirt
She got Miss Muffet all up her skirt
Hansel and Gretel never made it home
They got some cooking to do of their own

Woo ooo it's a wicked, wicked world
Yea-a-a-ah, Woo ooo ooo ooo, it's a wicked world

Once I tried to be so good
All sweet and spice like good girls should
But I don't see why I try, why do I try?
When every time I climb that hill, my Jack is somewhere chasing Jill

1, 2, 1, 2, 3, 4

Woo ooo it's a wicked, wicked world
Yea-a-a-ah, Woo ooo ooo ooo, it's a wicked world

Uh Uh Rapunzel, Rapunzel, let down your golden hair
Giddy up, giddy up on a big white horse, even if your prince ain't there
Oh, I long for ever after like every princess should
But there's always another chapter, and the apple sure tastes good!

Woo ooo it's a wicked, wicked world
Yea-a-a-ah, Woo ooo ooo ooo, it's a wicked world
Yeaaa-aa-aah, Woo ooo ooo, it's a wicked world
Yea-a-a-ah, Woo ooo ooo ooo, it's a wicked world


sang by : Laura Jansen






Selasa, 27 Oktober 2009

"Saya Sayang Kamu" Cukuplah.

Hari ini saya hanya ingin menuliskan sebuah kalimat yang sederhana.
Tidak lagi membuat perbandingan maupun metafora.
Tidak ada hujan maupun permainan warna sebagai lambang cinta.
Kamu tau kenapa?
Karena semalam saya melihat sebuah bintang jatuh digaris horizon.
Begitu cepatnya sampai saya tak lagi sempat menutup mata dan mengucapkan permintaan.
Meleleh menjadi cahaya kecil dan lenyap begitu saja.
Padahal kata ayah, bintang itu seharusnya sangat besar dan bersinar.
Tapi semalam saya melihatnya meleleh begitu saja.
Seperti es batu yang dilarutkan dalam segelas air panas. Sebentar saja sudah hilang.
Maka dari itu saya berpikir bahwa,
Jika saya terlalu banyak memikirkan kata indah untuk membuat kamu tersentuh, maka akan sangat lama.
Karena saya bukan seorang yang pandai dalam memilih kata.
Apalagi menyusunnya agar enak didengar telinga.
Jadi daripada kamu menunggu terlalu lama, dan akhirnya pergi meninggalkan saya
Maka saya katakan saja :

Saya

Sayang

Kamu

.