Selasa, 28 April 2009

Yayyy... i'm 20

Tadinya gw kira... minggu ini gw bakalan punya pikiran yang JENG..JENG..JENG.. tingkat kebijaksanaannya dapat mendamaikan israel dan palestina *ngarep bego.com* blogger-emoticon.blogspot.com

Tadinya gw kira ... badan gw bisa bertambah gede dan muka gw bisa sekonyong-konyong menjadi seengak-enggaknya seperti mereka-mereka yang kelihatan dewasa, ndak hanya tok muka yang sering dikirain anak es-em-a blogger-emoticon.blogspot.com

Tadinya gw kira... selewat minggu ini gw bakalan dipanggil "mbak" dan bukan "adek" lagi blogger-emoticon.blogspot.com

Tapi ternyata, beginilah rasanya berumur 20. Beginilah rasanya bukan lagi menyebutkan umur dengan embel-embel "belas" dibelakangnya. Dan apa rasanya sodara????

JAAAAAAHHHH.....BIASA AJA TUH NYONG !!!! blogger-emoticon.blogspot.com

Tapi makasih buat Bapa yang udah miara gw ampe segede ini, yang teteeeup aja yah masih aja keras kepala nan suka melenceng sana sini, tapi Bapanya juga yang kekeuuh gitu buat nyayangin gw. Dan itu benar yang rasul Paulus bilang,aku ada sebagaimana aku ada adalah karena kasih karunia...

Makasih buat mereka yang sms, nge-mail, nelpon, maupun lewat facebook buat ngucapin happy bird day [selamat hari burung] buat gw topi. Buat keluarga gw dan kalian semua yang udah hold tight my hand and walk beside me *hugs..hugs... peluk*


Eniwei, sabtu kemaren gw motong rambut gw jadi pendek. Soale seumur-umur gw blom pernah punya rambut pendek, jadi gw pikir sebelom gw 20 maunya pernah ngerasain punya rambut pendek (lah ini apa hubungannya yak? blogger-emoticon.blogspot.com) dan inilah hasilnya :

any comment ?? (aaaanyway, gw ngerasa potongan ini gagal. sigh. )

Dan ini juga hasil karya someone lovely, yang ngirimin MMS buat gw tengah malem buta sehabis kita makan di pizza hut. Ting kiu yah..gw pajang disini loh fotonya jelir

At last but not least......... mana kado buat gw nie??????? HA.HA.HA.HA. blogger-emoticon.blogspot.com

Sabtu, 25 April 2009

Biru Terang dan Hijau Pekat


Kata orang inilah hidup, dan segala sesuatu yang berputar didalamnya merupakan efek essential seperti ketika engkau sedang mengocok bulir bahagia dan air mata didalam botol kaca, cairannya biru terang, terkadang hijau pekat.
Aku tak tahu apakah aku sedang menuju kesana, kepada terang yang berpendar ataukah kepada pekat yang terasa seperti badai es yang menggulung, memenuhi udara dengan rasa marah dan angkuh yang memuakkan.
Tapi bukankah lebih baik berjalan maju daripada bertahan diatas onggokan duri yang tajam dan menusuk, lagipula siapa yang bisa berjalan mundur?

Mana kutahu. Jangan menanyaiku. Aku sama tak taunya denganmu.
Ntahlah apa yang kau jumpai di depan sana, apakah cahaya biru berpendar, atau masihkan kepekatan yang lebih gelap menjeratmu di depan.
Lagi-lagi kata orang, inilah hidup dan segala sesuatu yang berputar didalamnya merupakan efek essentialnya. Kocoklah, leburkan jadi satu, nanti kita lihat apa warnanya.
Jangan lupa sajikan dengan anggun didalam gelas kaca dengan tambahan berry hitam diatasnya. Agar setiap orang yang melihatnya dapat mengatakan, biru ataupun hijau, kau telah berhasil memadukannya dengan begitu indah.


PS : Tulisan ini dibuat ketika gw amat sangat tertarik akan minuman cantik bergelas tinggi di sebuah cafe. Belakangan gw tau, ternyata itulah minuman bernama martini. Hmmm... pengen ngerasa sengihnampakgigi

Selasa, 21 April 2009

Emansipasi gw itu..... fleksibel ^^

Ternyata hari ini hari kartini euy jelir, baru ngeh gw waktu tadi pagi makan kwee cap di depan compie sambil ngebaca berita indeks saham Dow Jones turun lagi jadi dibawah 8.000 (SOK. boong ding gw, padahal gw mbaca berita gosip yang katanya si Yuni Shara pacaran sama Rapi Ahmad,kog yoo bisablogger-emoticon.blogspot.com) dan di sudut nyempil berita tentang kartinian. Dan ternyata tadaaaaa...hari ini tanggal 21 April ya? ck..ck..ck..
Ternyata hari inilah dimana orang-orang jejeritan tentang segala macem itu emansipasi wanita.

Kadang gw heran juga dengan [menurut gw yaa] segala aturan kaku dalam kaum wanita yang di dasarkan pada kata E.M.A.N.S.I.P.A.S.I. itu
Kalo buat gw sih ya, well emansipasi gw fleksibel lah sengihnampakgigi

Ada kalanya gw seneng waktu emansipasi itu tidak terlalu penting dipersoalkan,
gw seneng di kasi tempat duduk dalem bis kota karena gw cewe,
gw seneng girang bukan kepalang waktu ada yang ngalah antrian waktu gw jejal-jejalan bayar iuran kuliah karena gw cewe,
gw seneng waktu barang bawaan gw dibawain sama temen gw waktu kita lagi retreat karena gw cewe,
Gw seneng untuk hal yang gw sebutin diatas karena gw cewe blogger-emoticon.blogspot.com.

Tapi ada kalanya gw bisa mencak-mencak ngibarin bendera emansipasi, misalnya waktu ada temen gw yang comment tentang keinginan gw yang pengen ngelanjutin S2. Dan disela dengan pedasnya : "Ngga berguna lah, ngabisin waktu. Mending senang-senang sebelum nikah, nanti juga nikah nyempil di dapur ngurusin anak dan suami".

Terus terang aja gw salah satu penentang berat kalimat ini, karena bagi gw nanti kalopun gw udah menikah gw akan teteeeup yah kerja, titik tanpa bantahan.
Karena gw sama sekali ngga bisa bayangin gw yang hanya nyuci dan masak, ngegosip sama ibu-ibu kompleks di depan gerobak sayur, dan menghabiskan seluruh hari gw dengan nonton sinetron ngga mutu di TV (oh well kalo lo cukup beruntung menikah dengan suami kaya, mungkin lo bisa tambahin shopping dan ke salon dalam listnya)??? BIG NO. NO. blogger-emoticon.blogspot.com


No offense ya, pastinya ada yang ngga setuju dengan pemikiran gw ini, yang beranggapan wanita sejati itu ya yang harus dirumah ngurusin anak dan tungguin suami pulang dengan masakan hangat nan penuh cinta blogger-emoticon.blogspot.com.
Makanya gw beranggapan kalo emansipasi itu relatif, tergantung sang hyang pemegang emansipasi itu sendiri (cuuuiihh banget ya omongan gw hari ini blogger-emoticon.blogspot.com).

Kalo lo, emansipasi lo seperti apa? blogger-emoticon.blogspot.com



PS : aaaaanyway, met hari kartini semuanya cium